Cantik, Modis, Resmi dengan PASHMINA


Pashmina-01

Pashmina-01 (Photo credit: Wikipedia)

Pashmina Shawls

Pashmina Shawls (Photo credit: devan78)

Pashmina, bahan persegi panjang baik yang polos dan bermotif ini, memiliki multi fungsi.

Apa saja seh, yuuuks intips…

Yup, selain sebagai selendang. Pashmina pun bisa digunakan untuk Kerudung, luaran bahan rok, pemanis kepala, dan masiiih banyak lagi. Tingal disesuaikan dengan acaranya dan pinter-pinter memadukannya. hehe. Yuk ikutin tips nya cara padu padan pashmina untuk penampilan yang lebih cantik, modis, syari, dan tertunya gaya.

MOTIF, jika anda akan menggunakan Pashmina bermotif, padukan dengan busana yang polos. Agar penampilan anda tidak terlalu ramai. hehe. Atau jika tetap ingin dipadukan dengan busana bermotif, pastikan cari warna dominan yang sepadan dengan warna dominan Pashmina anda.

Sebaliknya, jika anda menggunakan busana yang bermotif, bisa menggunakan Pashmina polos yang senada atau motif boleh tapi yang alur motif kecil-kecil, senada pula tentunya.

BAHAN, untuk yang berjilbab baiknya gunakan pashmina yang berbahan tidak tipis/organdi. Karena dikhawatirkan transparan :). Gunakanlah bahan yang menyerap keringat dan ringan, misal chiffon.

Semoga bermanfaat tips menggunakan PASHMINA untuk acara formal maupun kasual.

Salam,

mymoslemgallery99.wordpress.com

Advertisements

NYERI SENDI? CARI TAU YUUUK KENAPA!


Ini penyebab umum Nyeri pada sendi:

1. Penyakit rematik (rheumatoid arthritis)

Rematik adalah penyebab paling umum nyeri sendi kronis. Berlawanan dengan pendapat umum, rematik bukanlah penyakit khas usia tua. Orang muda juga dapat terkena rematik. Rheumatoid arthritis disebabkan oleh kerusakan sistem autoimun sehingga tubuh menghasilkan zat yang menyebabkan peradangan, terutama pada sendi. Bagian tubuh favorit yang diserang adalah sendi jari tangan dan kaki dan tulang belakang. Serangan rematik membuat peradangan dan pembengkakan selaput sendi dan secara bertahap menghancurkan kapsul sendi, dan kemudian tendon. Konsekuensi pada akhirnya adalah deformasi tulang dan pembatasan gerakan.

2. Osteoartritis

Osteoartritis adalah penyakit sendi degeneratif (umumnya menyerang mereka yang berusia di atas 45 tahun). Pada osteoarthritis, sendi mengalami nyeri namun tidak diawali dengan peradangan. Rasa nyeri biasanya terasa bila mengangkat beban dan pada awal gerakan dari posisi istirahat. Penyebabnya karena penuaan dan penggunaan terus-menerus.  Tulang rawan yang menutupi tulang artikular menjadi aus oleh gesekan secara bertahap. Risiko terutama pada pinggul, lutut, tangan, kaki, dan tulang belakang.

3. Ankylosing spondylitis

Ankylosing spondylitis adalah salah satu bentuk artritis lainnya. Kondisi ini terutama menyebabkan nyeri dan peradangan sendi tulang belakang dan panggul, walaupun sendi lainnya dapat terlibat juga. Gejala dirasakan selama waktu tidur, setelah bangun tidur atau setelah interval tidak aktif. Pada kasus yang parah, ankylosing spondylitis dapat menyebabkan fusi tulang belakang sehingga menyebabkan membungkuk, yang dikenal sebagai kyphosis. Keparahan bervariasi dan tidak semua penderita mengalami fusi tulang belakang. Beberapa mungkin hanya mengalami sakit punggung atau pinggul secara sporadis. Seperti halnya rematik, ankylosing spondylitis adalah penyakit autoimun yang menurun.

4. Psoriatik Artritis

Arthritis ini adalah efek samping dari psoriasis. Pembengkakan menyakitkan dapat terjadi pada semua sendi, terutama ruas jari, pergelangan tangan, lutut, tulang selangka, pergelangan kaki dan punggung bawah. Gejala biasanya disertai masalah kulit. Sekitar 30-40% orang dengan gejala psoriasis mengembangkan psoriatik artritis, meskipun sering kali tidak terdiagnosis, terutama jika gejalanya ringan. Psoriatik artritis biasanya terjadi antara usia 30-50 tahun, namun bisa muncul pada usia berapa pun dan memengaruhi baik pria maupun wanita.

5. Gout (asam urat)

Jika rasa sakit tajam berada di sekitar ruas dan pergelangan kaki, penyebabnya mungkin adalah gout. Gout adalah hasil kadar asam urat yang tinggi dalam darah. Rasa sakit sendi disertai bengkak, kemerahan, dan hangat.

Selain kelima kondisi di atas, penyakit lupus dan penyakit infeksi seperti demam rematik, gondongan, cacar air, hepatitis, dan influenza juga dapat menyebabkan nyeri persendian.

 

TIPS YANG KUDU DILAKUKAN SETELAH PASANG KAWAT GIGI


tips dan apa yang harus dilakukan setelah pasang kawat gigi.
Setelah pasang kawat gigi apa yang harus kita lakukan, berikut kami berikan tips pasca pemasangan kawat gigi atau perawatan orthodontsi :
1. Makanlah dengan berhati-hati, kunyah makanan dengan lembut dan jangan terburu-buru
2. Pilih makanan yang empuk terlebih dahulu hingga terbiasa dengan makanan yang lebih keras.
3. Jangan berdiet ketat, makan lah sesuai takaran agar tubuh anda tetap fit
4. Konsumsi vit A, E dan C agar masa penyembuhan lebih cepat.
5. Habis makan selalu sikat gigi kalau bisa intinya intensitas sikat gigi harus ditambah.
6. Hindari dulu mengkonsumsi minuman dengan sedotan.
7. Tidurlah dengan posisi menengadah atau terlentang.
8. Gunakan dental floss khusus kawat gigi untuk membersihkan kotoraan di sela2
9. Jika sakit sekali anda bisa meminum analgetik sesuai anjuran dokter.
10. Gunakan sikat gigi lebih kecil agar bisa menjangkau hingga permukaan sempit, sikat gigi anak bisa dipakai.

Tips Mencegah Rambut Cepat Lepek


Tips Mencegah Rambut Cepat Lepek

Rambut lepek merupakan salah satu masalah rambut yang mengganggu. Solusinya biasanya dengan keramas. Namun terlalu sering keramas kadang juga membuat rambut lebih cepat lepek. Lalu bagaimana agar rambut tidak cepat lepek dan bisa tampil bervolume serta penuh vitalitas? Ini dia beberapa cara yang bisa Anda terapkan.

1. Jeda Mencuci Rambut

Berikan jeda yang cukup untuk mencuci rambut. Misalnya 2-3 hari sekali. Dengan jadwal mencuci rambut yang tak terlalu berdekatan, bisa membuat kelembaban rambut lebih terkontrol. Sehingga rambut tidak terlalu cepat mengeluarkan minyak alami rambut.

2. Penggunaan Kondisioner

Perhatikan kondisioner yang Anda gunakan. Jangan berlebihan menggunakan kondisioner. Selain itu gunakan secara tepat dari bagian tengah hingga ujung rambut. Kesalahan penggunaan kondisioner bisa memicu munculnya ketombe dan masalah rambut lainnya.

3. Ramuan Alami Untuk Rambut

Anda bisa menggunakan ramuan alami untuk rambut seperti sari apel, air teh basi, lidah buaya dan sebagainya. Kandungan alaminya bisa membuat rambut Anda bervolume dan memiliki kelembaban seimbang. Lakukan sebelum keramas secara rutin 2 minggu sekali.

4. Hindari Panas Matahari

Selama masa perawatan, hindari terpaan sinar matahari langsung atau terlalu lama. Hal ini untuk mencegah kelenjar minyak di kepala yang bekerja terlalu aktif dan membuat rambut menjadi mudah lepek. Inilah salah satu manfaat memakai hijab.

5. Produk Yang Tepat

Yang terakhir adalah untuk menemukan produk yang tepat untuk rambut Anda. Pilihlah shampoo yang tak membuat rambut Anda makin lepek, tak membuat rambut Anda cepat kering dan mampu membuat rambut Anda bervolume. Gunakan tonik untuk menguatkan rambut dan lakukan pijatan agar terasa manfaatnya.